Pertemuan 7

Dari Pertemuan Sebelumnya Kita Sudah Mengulas berbagai materi Oracle mulai dari dasar hingga ke Trigger dari sini kita dapat Me Review dari masing-masing materi tersebut.

CURSOR

Blok pada PL/SQL tidak mengizinkan Anda untuk menampilkan beberapa baris menggunakan perintah Select secara Langsung. Untuk mengatasi hal tersebut maka Anda harus menggunakan Cursor. Dalam Pemakaiannya Cursosr harus melewati 4 buah tahap, yaitu tahap deklarasi (DECLARE), buak (OPEN), ambil data(FETCH) dan tutup (CLOSE). Cursor sendiri dibedakan ke dalam dua jenis, yaitu eksplisit dam implisit.

 

PROCEDURE dalam ORACLE

Beberapa perintah atau sintaks procedure dalam oracle.

Melihat daftar prosedur, function, dan triger yang kita punya.
select distinct name, type from user_source;

Perintah yang kita gunakan untuk melihat bagian yang error saat procedure dijalankan.
show error;

Untuk melihat source code atau bagian yang ada dalam sebuah procedure, function, maupun trigger.
contoh pengecekan sourcode atau bagian yang ada dalam sebuah procedure
select text from user_source where name = ‘SECURE_EMPLOYEES’
Keterangan
SECURE_EMPLOYEES : nama prosedur yang mau kita cek sourcode nya.

Contoh procedure yang digunakan untuk menghitung jumlah procedure, function, dan trigger dengan menggunakan cursor explicit.


CREATE OR REPLACE PROCEDURE BONUS IS
a user_source.type%type;
b number(10);

cursor coba is
select type, count(distinct name)
from user_source group by type;

begin
open coba;
loop
fetch coba into a, b;
exit when coba%notfound;
dbms_output.put_line(a|| ‘ : ‘ ||b|| ‘ buah ‘);

end loop;
close coba;
end;

Cara memanggil atau menjalankan procedure diatas
exec BONUS();

 

FUNCTION

Function berbeda dengan procedure, perbedaannya pada function terdapat pengembalian nilai (return values).

Maka dari itu dalam pembuatannya juga kita harus menggunakan statemen RETURN untuk proses pengembalian nilai

 

Trigger

Trigger adalah blok PL/SQL yang disimpan dalam database dan akan diaktivasi ketika anda melakukan statement-statement SQL (Delete,Update atau Insert) pada sebuah tabel.

Kegunaan Utama trigger adalah mengeset atau mengubah nilai kolom dalam suatu tabel, sehingga validasi nilai dari tabel tersebut akan terjaga. Adanya trigger di dalam database akan meringankan anda dalam membuat Aplikasi.

 

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: